Aku terheran
Betapa indah yang kumiliki
Aku masih terpana
Bahwa memang Allah Maha Baik
Aku sering meronta
Terkadang ingin rasanya menghilang
Iri terhadap dunia orang lain
Yang ternyata belum seindah yang kulihat
Kini Kau hadirkan
Sosok yang telah lama ku nantikan
Yang mungkin aku tak pernah bayangkan
Lebih indah dari yang ku inginkan
Bagaimana bisa menghina
Sedang yang kudapat tak terhingga
Maafkan aku yang dulu
Yang terkadang tak menganggap-Mu
Dia hadir tanpa diundang
Tatapan seakan berhenti sejenak
Otak tak karuan
Dan jantung bak balon ingin pecah
Aku bersyukur kau hadir
Menyadarkanku pada nikmat-Nya
Aku sering melupakannya
Namun kau hadir mengingatkanku
Tidak ada komentar:
Posting Komentar