Selasa, 29 November 2016

Aku dan Kesendirian

Malam,
Seperti biasanya terang dengan sinar rembulan
Terkadang angin bersiulan untuk sekedar menyampaikan pesan
Bintang pun menerangi dengan cahaya indahnya

Aku,
Aku masih sendiri dimalam sebelumnya
Bahkan dimalam ini, sendiri tetap setia menemaniku
Bukan sendiri yang menghampiriku
Tapi, tapi aku yang menghampiri sendiri itu

Biarkan sendiri,
Sendiri kan kuhampiri setiap malam
Bukannya ku tak mau bersama, cuma bersama sekarangpun tak berarti
Jika ku harus  ditemani, biarkan sendiri yang menemani ku kini

Aku sendiri?
Bukan!
Aku tak pernah sendiri,
Sejatinya kesendirianku ini kan berakhir nanti
Aku selalu kesendirian di setiap malam

Esok,
Jika malam ku tak sendiri lagi
Harapku, kau yang diciptakan untuk menemani malam sendiriku
Mengganti kesendirianku dengan kebersamaan indah

Kesendirian kan menjadi teman sejati ku kini
Biarkan kesetiaanya menemaniku
Hingga kau  sosok setia yang akan menggantikan posisinya

Aku,
Kesendirian,
Serta penantian.