Selasa, 29 Agustus 2017

Cukup Aku, Untukmu!

Sayang,
Masih kurangkah diriku untukmu?
Setiap do'a yang kupanjatkan
Setiap kasih sayang yang ku berikan

Aku disini,
Menanti kabarmu,
Menanti hangat kasih sayangmu,
Apa kau mulai lupa denganku?

Sayang,
Cukupkan hanya untukku!
Bukannya sangat menyedihkan,
Ketika cintamu terbagi-bagi untuk wanita selain aku

Untuk ibu, keluargamu? Aku tak masalah!
Untuk oranglain? Kau anggap aku apa?
Sayang,
Aku sayang padamu


Perhatianku kurang kah?
Atau memang dirimu yang merasa kurang?
Biarkan aku,
Bertahan dengans senyuman


Little Queen
Depok, 30 Agustus 2017
11 : 27 WIB

Hari Itu...

Hari itu.
Sebuah hari dimana setiap insan menantinya,
Bahkan aku pun sampai saat ini menanti
Menanti dengan penuh duka cita

Duka cita?
Betapa rindu ini tetap bertahan
Membayangi, dan hanya bisa membayangi hari itu
Iya benar, hari itu adalah Hari Pernikahan

Aku menahan rindu, untukmu
Berharap rinduku, kau balas dengan hari itu
Pertemuan yang akhirnya dipersatukan
Dan akhirnya berbuah Surga

Bagaimana bisa aku tak memikirkan hari itu?
Jarak kita kan terhapus, dimulai dari hari itu
Semua kata dan perbuatan kan bernilai ibadah dihadapan-Nya

Ya Rabb,
Segerakan hari itu.
Bukankah menyegerakan hari itu, memang sudah seharusnya?
Semoga kau perkenankan aku untuk segera menyegerakannya


Ah, indah sekali rasanya
Rasanya bak sinar mentari di kala pagi
Begitu menghangatkan
Dan penuh dengan cahaya keindahan

Kau masih ragu?
Yakin!
Allah bersamamu,
Dan aku menunggumu, untuk hari itu.


Little Queen
Depok, 30 Agustus 2017
11:20 WIB

Kamis, 24 Agustus 2017

Maaf, Aku sibuk!

Aku sibuk nih, maaf ya.
Oh iya, gapapa. Silahkan dilanjut :)


Dan diulanginya setiap harinya.
Dan dijawab dengan hal yang sama setiap harinya.

Bukan kah sudah biasa?
Kenapa aku harus terus mencari dan menunggu?
Aku belum jadi prioritasnya, dan dia juga belum mau memprioritaskan aku :)
Yasudah, biarkan berjalan.

Jika memang sanggup bertahan, maka aku akan bertahan.
Jika memang tidak, mungkin aku secara perlahan akan pergi menjauh.
Bukan kah memang sudah jauh setiap hari?
Aku saja yang merasa selalu dekat, ya memang bodoh sekali.
Padahal kamu sangat jauh, jauh sekali.

Biarkan dia lakukan apapun, biarkan.
Aku masih disini, mungkin hanya menunggu angin berhembus lewat sekejap.
Aku juga tidak tahu, kenapa masih mau menunggumu?
Sedangkan setiap saat tak dipedulikan.
Entahlah, aku sedang apa.

Aku tak pernah mau berkomentar tentang kesibukanmu, apapun itu.
Dan aku akan tetap seperti ini.
Semoga aku masih bisa bertahan dengan kata "Maaf, Aku sibuk!" mu itu. :D

-Little Queen-
Depok, 24 Agustus 2017
16:54 WIB

Rabu, 23 Agustus 2017

Memakai Topeng "Senyum"

Ketika disapa "Hai", "Hallo" dan yang lainnya senyum lebar dari wanita itu tak pernah absen di wajahnya.
Setiap hari terlihat berseri, nampak tak ada luka dan derita.
Terlihat begitu tegar dan wibawa.
Ada rapat ini, ada kunjungan itu.
Ada perkumpulan disini, ada kegiatan disitu.
Tampak seperti seorang wanita yang gagah dan kokoh.

Dirinya bisa memposisikan diri, serta bersikap profesional.
Karena dia tahu, tempat-tempat tersebut bukan wadahnya untuk bermanja-manja.
Bukan tempatnya untuk mengeluh.
Bukan tempat dia untuk berbagi, tapi tempat dia untuk mendapatkan.
Mendapatkan hal-hal baru, hal-hal yang sedih, hal-hal bahagia dan hal lainnya.

Dia suka berkumpul di keramaian, sejatinya dia biasa berteman dengan sepi.
Dia biasa dihibur oleh sepi.
Dia biasa dibuat tertidur oleh sepi.
Dan memang, dia dan sepi sudah menjadi teman.

Topeng digunakan kembali, ditebar senyum sumringah.
Wanta itu, terlihat tegar kembali.
Terlihat sangat bersemangat dalam menjalani hari.
Padahal malamnya penuh dengan kesedihan.
Malam harinya penuh dengan air mata yang menetes tanpa dia sadari.
Malamnya, dan memang begitu adanya.

Teman bercerita?
Semoga segera ada.

-Little Queen-
Depok, 23 Agustus 2017
22:31 WIB

Bohong, kalau wanita tak punya cerita!

Wanita, semenitpun dalam hidupnya ada saja cerita.
Mulai, dari dia bangun tidur sampai tidur kembali.
Hidupnya penuh dengan cerita, entah cerita konyol, sedih, bahagia, absurd dan apapun itu.

Misal pagi-pagi nunggu ojek jemputan yang tidak kunjung datang.
Pas di jalan kena macet, kena lampu merah berkali-kali.
Sampai kantor atau kampus telat.
Itu baru cerita paginya, belum cerita waktu siangnya.
Belum cerita-cerita di waktu sore, malam dan waktu lainnya.

Bohong! Ketika wanita ditanya "Bagaimana harinya, ada yang mau diceritakan?", terus dijawab "Engga ada, biasa aja sih".
Bohong! itu suatu kebohongan besar!

Karena sejatinya, wanita ingin sekali cerita panjang kali lebar pada orang yang mereka anggap sangat menyayangi mereka.
Ingin cerita ini itu.
Ingin cerita dari hal-hal sepele sampai yang super serius yang dia rasakan di hari itu.
Cuma, wanita mengerti dan tak ingin di bagi-bagi.
Mending tidak cerita sama sekali, dari pada harus terbagi setengah-setengah.
Wanita ingin didengar dengan fokus, tidak ingin dunianya  dibagi dengan dunia yang lainnya.

Untuk itu, mereka lebih memilih bungkam.
Lebih memilih diam.
Lebih memilih untuk menganggap harinya tak ada cerita.
Semuanya, dianggap angin berlalu.
Dan berbisik dalam hati "Bukankah memang seperti ini setiap hari? "


Wanita tidak ingin dunia miliknya di bagi dengan dunia yang lainnya.
 :)

-Little Queen-
Depok, 23 Agustus 2017
22:13 WIB