Kini, dunia tak berpihak padamu
Alam berhenti merawatmu
Nafas sudah membeku
Pertama,
Ya, kau lelaki pertama ku cinta
Lelah tak kau hiraukan
Melihat senyumku kau kembali bersinar
Canda tawaku selalu kau nantikan
Bahkan kau ingin, kau yang ciptakan
Ketika ku beranjak dewasa
Kau mulai takut, takut kehilangan cintaku
Cintaku tak akan pernah berubah
Kau tetap cinta pertamaku
Tetap yang selalu ku rindu
Walau nanti ku kan temukan cinta lelaki yang lain
Tak habis pikir
Tak pernah ku bayangkan
Kini, kita tak bisa saling melepas rindu
Kini, aku tak bisa bermanja denganmu
Kau sudah bahagia
Kau sudah bahagia
Semoga, doa-doaku membuatmu kian bertambah bahagia
Dan kini atau nanti
Kau tetap lelaki cinta pertamaku
Tidak ada komentar:
Posting Komentar